Find Question or Answer
Send Question
Only specific question related to Procurement of Goods/Services

Frequently Asked Question
Bagaimana cara update versi SPSE ke ver.3? Terima kasih.
Bagaimana tata cara mengubah alamat Perusahaan yang berpindah alamat domisili?
Jawab :

Kami infromasikan bahwa apabila ingin melakukan perubahan alamat perusahaan penyedia, silahkan mengirimkan email kepada kami terkait perubahan alamat tersebut dengan melampirkan bukti pendukung yaitu scan pdf berwarna Surat Keterangan Domisili terbaru.
selamat pagi, saya mau tanya pak. lpse kementrian sosial kenapa bersatu dengan kementrian keuangan? lalu lelang yang sedang berjalan bagaimana statusnya? karena kami peserta lelang di kemensos Ri
Jawab :

kementerian sosial sudah MoU dengan Kementerian Keuangan sejak 2016. seluruh paket lelang di Kementerian sosial telah dilakukan di lpsekemenkeu.go.id sejak saat itu
kenapa kami tidak bisa login di lpse kementerian keuangan?

Jawab :
LPSE Kementerian Keuangan versi 4.2 dengan alamat www.lpse.kemenkeu.go.id/eproc4  Penyedia yang bisa login hanya penyedia yang telah melakukan aktivasi ADP (Agregasi Data Penyedia)

Apabila tidak bisa login di SPSE 4.2 dan muncul notifikasi "Akun Anda belum diaktivasi", silahkan login di SPSE yang versi 3.6 www.lpse.kemenkeu.go.id/eproc  , kemudian lakukan aktivasi ADP. Tetapi jika tidak muncul menu aktivasi ADP di SPSE 3.6, silahkan mengirimkan email permintaan menu aktivasi ADP ke lpse@kemenkeu.go.id dengan menyebutkan
  1. Nama Penyedia
  2. NPWP
  3. Email terdaftar
  4. User ID

Setelah diberikan menu aktivasi ADP di SPSE versi 3.6 dan berhasil melakukan aktivasi ADP, silakan dicoba login ke SPSE versi 4.2 dengan user id dan password setelah aktivasi ADP.

Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi Call Center LPSE di 021-29225922
Tata cara Agregasi Data Penyedia
Jawab :

Silahkan lihat Tata Cara Agregasi Data Penyedia
bagaimana cara mendaftar di lpse kementrian keuangan?
Jawab :

Tata cara pendaftaran LPSE Kementerian Keuangan


Tahap I :
Pendaftaran online pada website LPSE Kementerian Keuangan yang versi 3.6 www.lpse.kemenkeu.go.id/eproc , caranya:
  1. Klik mendaftar sebagai penyedia barang/jasa di kanan atas, atau buka laman berikut www.lpse.kemenkeu.go.id/eproc/rekanan/mendaftarconfirmemail untuk melakukan pendaftaran online ke-1
  2. Isi alamat email perusahaan yang akan dipakai untuk pengadaan secara elektronik
  3. Download Formulir Pendaftaran dan Formulir Keikutsertaan
  4. Klik “Mendaftar”
  5. Buka email “Konfirmasi Pendaftaran rekanan” yang dikirim oleh lpse@kemenkeu.go.id ke email perusahaan yang didaftarkan dan klik “Silakan klik link ini untuk melanjutkan pendaftaran” sesuai petunjuk dalam email
  6. Isi data pendaftaran online ke-2 dengan lengkap dan klik “Mendaftar”
  7. Pendaftaran online berhasil, jika mendapatkan email balasan dari lpse@kemenkeu dengan judul “[USERID] Selamat Bergabung di LPSE Nasional”
Tahap II :
Pendaftaran offline/verifikasi data ke kantor LPSE Kementerian Keuangan terdekat, dengan membawa persyatan dokumen asli dan softcopy masing-masing satu file dalam format pdf berwarna, dengan rincian berikut:

Untuk Penyedia Badan Usaha:
  1. Formulir keikutsertaan (https://www.lpse.kemenkeu.go.id/eproc/assets/89be0bd7b5313767/ctx/doc/Formulir_Keikutsertaan.doc) (materai Rp6.000)
  2. Surat Penunjukan Admin dan KTP Admin
  3. Surat Kuasa (materai Rp6.000)
  4. Formulir pendaftaran (6 lembar) (https://www.lpse.kemenkeu.go.id/eproc/assets/89be0bd7b5313767/ctx/doc/Form_Penyedia.xls)
  5. KTP seluruh direksi/pengurus perusahaan
  6. NPWP perusahaan
  7. Surat ijin usaha (SIUP/SIUJK/lainnya)
  8. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  9. Akta pendirian dan akta perubahan terakhir
  10. Surat keterangan domisili
  11. Bukti laporan SPT PPh Badan tahun terakhir atau Surat keterangan fiskal (SKF)
Untuk Penyedia Perseorangan:

  1. Formulir keikutsertaan (https://www.lpse.kemenkeu.go.id/eproc/assets/89be0bd7b5313767/ctx/doc/Formulir_Keikutsertaan.doc)
  2. Formulir pendaftaran (6 lembar) (https://www.lpse.kemenkeu.go.id/eproc/assets/89be0bd7b5313767/ctx/doc/Form_Penyedia.xls)
  3. KTP
  4. NPWP orang pribadi
  5. Bukti lapor SPT Tahunan PPh Orang Pribadi
  6. Sertifikat keahlian atau ijazah terakhir yang dimiliki
  7. Surat keterangan domisili (surat keterangan tinggal dari RT/RW setempat)
Penyedia yang tidak melengkapi pendaftaran offline/verifikasi data ke kantor LPSE Kementerian Keuangan dalam 30 hari, maka data pendaftaran online akan dihapus

Waktu Registrasi offline/verifikasi data: Setiap hari kerja Jam 08.00 -15.00 WIB,
Istirahat : Senin-Kamis (12.00-13.00) , Jumat (11.30 – 13.30)
Di Gedung Djuanda I Lantai Mezanin, Jl. DR. Wahidin Raya No. 1, Jakarta Pusat

INFORMASI LAYANAN PELATIHAN APLIKASI (GRATIS)
  • Pelatihan aplikasi SPSE (Lelang) : Setiap Rabu, Jam 09.00 WIB – selesai
  • Pelatihan aplikasi SIMPEL (PL) : Setiap Kamis, Jam 09.00 WIB – selesai
  • Pendaftaran 021 – 2922 5922
Kalau lupa User Id dan Passwordnya apakah harus daftar ulang kembali?
Jawab :

Tata cara reset password penyedia :
  1. Buka website www.lpse.depkeu.go.id
  2. Klik "Login Penyedia"
  3. Klik "[Lupa Password]"
  4. Masukkan User ID dan Email terdaftar di LPSE Kemenkeu
  5. Klik "kirim password"
  6. Password baru akan dikirim ke email.
  7. Cek Password baru di menu inbox atau spam/junk email
  • Apabila lupa User Id, maka silahkan mengirimkan permohonan informasi User Id  penyedia melalui email yang terdaftar di LPSE Kemenkeu ke alamat email kami lpse@depkeu.go.id  cc: lpsedepkeu@gmail.com
  • Apabila tidak bisa login pada saat pertama kali disetujui sebagai penyedia di LPSE Kemenkeu maka password defaultnya adalah password yang diinput ketika pendaftaran online.


Apakah dihari libur kerja, kami tetap dapat mendaftar?
Jawab :

Untuk pendaftaran online dapat dilakukan di hari apapun tetapi untuk pendaftaran offline hanya dapat dilakukan di hari kerja. Berikut Jadwal Layanan LPSE Kementerian Keuangan :
  • Jadwal Registrasi dan Verifikasi (Gratis)
Hari : Senin s.d. Jumat
Waktu : 08.00 -15.00 WIB
(Senin s.d Kamis Istirahat pukul 12.00 - 13.00 WIB, Jumat Istirahat pukul 11.30 - 13.30 WIB)
  • Jadwal Layanan Helpdesk (Gratis)
Hari : Senin s.d Jumat
Waktu : 08:00 - 17:00 WIB
(Senin s.d Kamis Istirahat pukul 12.00 - 13.00 WIB, Jumat Istirahat pukul 11.30 - 13.30 WIB)
  • Jadwal Pelatihan Aplikasi SPSE versi 4 untuk Penyedia (Gratis)
Setiap hari Selasa
Waktu : 09.00 – Selesai
Pendaftaran : Call Center 021 - 2922 5922
  • Jadwal Pelatihan Aplikasi SPSE versi 3.6 untuk Penyedia (Gratis)
Setiap hari Rabu
Waktu : 09.00 – Selesai
Pendaftaran : Call Center 021 - 2922 5922
  • Jadwal Pelatihan Aplikasi SIMPeL untuk Penyedia (Gratis)
Setiap hari Kamis
Waktu : 09.00 – Selesai
Pendaftaran : Call Center 021 - 2922 5922
  • Jadwal Pelatihan Satker (Gratis)
Silahkan mengirimkan surat permintaan pelatihan ke Pusat LPSE Kementerian Keuangan



Bagaimana cara menggunakan APENDO?
Jawab :

Tata Cara Penggunaan Apendo Peserta versi 3
  1. Download aplikasi Apendo Peserta yang ada di website lpse di alamat www.lpse.depkeu.go.id pada bagian special content;
  2. Extract file aplikasi Apendo Peserta yang telah di-download kemudian masuk ke folder bin, dan klik apendo;
  3. Login dengan user ID default yaitu lpselkpp dan passwordnya rekananlpse;
  4. Lakukan penggantian password yang lama(rekananlpse) dengan password baru serta UserId sesuai keinginan;
  5. Isi identitas digital dengan cara mengcopy identitas digital yang ada di website lpse setelah login, serta mengisi user id (disini UserId yang digunakan adalah UserId pada saat [login penyedia] bukan pada login aplikasi APENDO) yang ada di bawahnya;
  6. Pilih folder yang akan di enkripsi;
  7. Enkripsi data;
  8. Masukkan kunci publik lelang yang diikuti yang ada pada aplikasi SPSE;
  9. Hasil enkripsi berupa file rhs dan file berbentuk text;
  10. Upload file rhs ke aplikasi SPSE.



Bagaimana cara mengganti email yang baru pada data penyedia?

Jawab :

Apabila terjadi perubahan email perusahaan, penyedia dapat mengajukan penggantian email ke LPSE Kemenkeu terdekat dengan mengikuti prosedur berikut

Prosedur penggantian email
  1. Surat permohonan penggantian e-mail, dicap bermaterai Rp.6.000,- dan ditandatangani direktur, diketik di atas kertas berkop surat perusahaan;
  2. Selain direktur, wajib membawa surat kuasa;
  3. Surat kuasa dicap bermaterai Rp.6.000,- dan ditandatangani direktur, diketik di atas kertas berkop surat perusahaan;
  4. KTP direktur dan yang diberi kuasa ( asli dan softopy );
  5. NPWP perusahaan ( asli dan softopy );
  6. SIUP (asli dan softcopy);
  7. Akta Perubahan Terakhir. Khusus PT sesuai UU No. 40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas beserta pengesahannya dengan Keputusan Menteri Hukum dan HAM (Asli dan softcopy);
  8. TDP ( asli dan softcopy );
  9. SITU / HO / Domisili ( asli dan softcopy );
  10. Surat Pengukuhan Kena Pajak ( asli dan softcopy);
  11. SKF/SPT Tahunan PPh tahun terakhir;
  • Format surat permohonan pergantian email dapat diunduh di situs www.lpse.kemenkeu.go.id pada bagian special content
  • Setiap permintaan pergantian e-mail akan dilaksanakan prosedur verifikasi seperti halnya permintaan User ID dan Password.
  • Jika ada dokumen persyaratan yang tidak otentik dan valid maka permintaan penggantian e-mail akan ditolak.
  • Pusat LPSE akan meneruskan permintaan penggantian e-mail ke LKPP jika semua persyaratan telah dipenuhi.
Catatan:
  • Satu orang hanya diperkenankan mewakili satu perusahaan;
  • Pemasukan Berkas Penggantian e-mail , setiap hari kerja Pukul 08.00 s.d. Pk. 15.00 WIB;
  • Dilarang memalsukan dokumen, dan tanda tangan.



Katanya LPSE dibuat untuk mencegah KKN, kenapa susah banget upload dokumen penawaran? Kembalikan saja lelang secara manual,dengan begitu hasil lelang langsung bisa diketahui.
Jawab :

Terima kasih telah menghubungi LPSE Kementerian Keuangan

LPSE berusaha menciptakan proses pengadaan yang bersih dari KKN melalui lelang secara elektronik dengan salah satu tujuannya yaitu mengurangi terlalu seringnya terjadi pertemuan antara pihak panitia dan penyedia barang/jasa karena terlalu sering terjadi pertemuan dapat berpotensi timbulnya  KKN.

Berikut kami sampaikan tips-tips upload dokumen penawaran :
  1. Ukuran File Penawaran jangan terlalu besar, usahakan maksimal 500 MB,
  2. Mengupload dari dari data di komputer/PC, tidak dari flashdisk;
  3. Tidak mengupload diakhir waktu;
  4. Melalui ruang bidding LPSE;

Demikian disampaikan, semoga bisa membantu